Alhamdulillah, bisa bergabung dengan ODOJ #278 One Day One Juz

alhamdulillah, terhitung mulai hari Senin, 30 Desember 2013, saya bisa masuk sebuah grup ODOJ whatsapp. Pada saat pertama kali masuk, sudah mendapatkan sambutan yang luar biasa, bisa taaruf dengan teman-teman dari seluruh Indonesia. Pertama kali saya mendapat jatah juz 27, tepat pada saat saya pulang dari tempat istri di pekalongan. alhamdulillah, selesai juga walaupun badan pas agak capek. semoga bisa istiqomah.. ternyata, dengan banyaknya teman di grup ODOJ, semakin memacu kita untuk setidaknya membaca 1 juz dalam sehari, dan alhamdulillah tersa ringan. Semoga dengan “keterpaksaan” harus membaca ini, bisa menjadi kebiasaan dan dapat meningkat lagi ke depan. Aamiin.

First Impression

Assalamualaykum wr..wb..
Akhir bulan September ini, tepatnya tanggal 27 dan 28, saya berkesempatan untuk mengikuti ujian seleksi tertulis beasiswa S2 yang diadakan oleh Kemdiknas. Seleksi diadakan di Surabaya. Peserta seleksi ujian tertulis ada 185 orang, 40 orang diantaranya berasal dari Yogya, 21 orang dari Bantul.
Setelah komunikasi yang alot :mrgreen: akhirnya kami ber-15 memutuskan untuk berangkat lewat udara, karena banyak yang belum pernah mencobanya. Lumayan, buat pengalaman, apalagi tiket PP (dan penginapan gratis) diganti full…woow..mantap

Janjian berkumpul hari Jumat, 27 September jam 07.00 di parkiran Adisucipto. Malamnya sudah g bisa tidur karena kepikiran terus :mrgreen: dan kegiatan yang cukup padat hari itu membuat persiapan serba minim. Jujur, tidak ada persiapan belajar sama sekali untuk mengahadapi ujian kali ini, belajar hanya dari internet pun hanya sebentar. Bismillah, mengikuti ajian pamungkas teman saya… “Paitan awak sehat” memang kadang ada benarnya… benar kalau kepepet..jangan ditiru…

Bangun tidur, sekitar pukul 03.30, segera berkemas menyiapkan barang yang diperlukan, jam 06.15 berangkat setelah pamitan kepada orang tua. Kupacu dan kutarik throttle gas hsx kesayangan, di tengah jalan ketemu seseorang yang melambaikan tangan dan menebar senyum ke hadapanku… waah siapa dia….ooo ternyata sy baru sadar kalau itu temanku yang dibonceng suaminya pake si kebo… biarpun sudah digeber mentok, si hsx tetep saja g bisa mengimbangi akselerasi si kebo byson.

Akhirnya setelah perjalanan 45 menit, saya tiba di parkiran bandara Adisucipto. Segera cari parkiran yang bisa menginap dan bergabung dengan teman-teman. Berhubung sebagian besar ini merupakan pengalaman pertama naik pesawat, akhirnya cuma manut perintah ketua rombongan. Kaya bebek, kesana kesini bareng2 :mrgreen: Pukul 8.45 kami sudah naik di pesawat wing air. Namanya mirip merk sabun colek ya, hehehe :mrgreen:

Pukul 09.00 akhirnya kami take off.. Dpt saran dari istri, katanya suruh ngunyah permen saat lepas landas… eh ada yang ngasih permen… alhamdulillah… Saat perjalanan naik adalah salah satu saat yang mendebarkan, badan serasa diayun-ayun g karuan… setelah di atas, badan pada keringat dingin semua, hanya doa yang bisa dipanjatkan semoga tiba di tujuan dengan selamat… Pemandangan alam dari angkasa merupakan suatu pemandangan yang menakjubkan.. baru sekali ini saya menyaksikan betapa besarnya keagunganMu ya Allah.. Melihat rumah yang hanya berupa titik (apalgi manusia), jalan yang hanya bagaikan garis, sungai yang bak ular meliuk-liuk, gunung yang bagaikan tonggak penyangga langit yang maha luas, merupakan sebuah i’tibar bagi saya.. Di dalam pesawat, saya berbincang kepada teman yang duduk tepat di belakang saya, tentang masih pantaskah manusia sombong di muka bumi ini, melihat kuasaNya, sama sekali tak sebanding dengan kemampuan yang diamanahkan kepada umat manusia.101_1492101_1545

Saat perjalanan turun ternyata tak kalah mendebarkan, bahkan jauh lebih mendebarkan.. Temanku yg duduk di belakang memegang erat tanganku, ternyata dia lebih deg-deg an dibanding saya.. sebenarnya saya juga tak kalah deg-deg an saat landing… Ternyata temanku mabuk, segera ia mengeluarkan plastik dan saya carikan minyak dari teman yang lain… alhamdulillah… kami turun dengan selamat di Bandar Udara Internasional Juanda..Alhamdulillah…

Di bandara, kami segera dijemput taxi bandara, 15 orang diangkut 2 mobil. Eh di dalam mobil temenku mabuk lagi, kali ini lega katanya karena sudah habis isi dalam perutnya :mrgreen: tak pijit seadanya biar lebih nyaman..

Akhirnya setelah 1 jam perjalanan darat, kami sampai di Hotel Twin, jalan kalisari I No 1 Surabaya.. Dapat kamar no 16 dari 19 lantai yang ada..

Segera masuk kamar, kemudian makan… Kegiatan baru dilaksanakan pada malam harinya, yaitu pembukaan oleh Pak Dirjen Dikdas, dilanjutkan tes keesokan harinya. Semoga diterima…Aamiin

Salam

Servis di beres, baut hilang???

Assalamualaykum wr. wb.
Sekitar sebulan yang lalu, tanggal 3 Mei 2013, saya melakukan servis rutin si black duck hsx 125 di sebuah bengkel resmi di jalan parangtritis (ut*m* m*t*r). Sebenarnya ada program diskon 20% servis jika kita servis tepat pada saat kita berulang tahun. Namun sayang, meski ulang tahun saya hanya kurang 3 hari lagi, saya servisnya kecepetan, karena tidak tahu adanya program ini. Ga papalah..
Servis biasa plus ganti oli dan ganti lampu sein, total, habis 70.000an. Pulang servis sebenarnya saya tidak merasakan kejanggalan yang aneh, hanya getaran di sekitar batok, dan tebeng depan (yang lebih terasa dari biasanya)
Sebulan berlalu, ketika ahad itu saya sedang mencuci motor, ternyata saya baru sadar, 2 baut untuk membaut tebeng depan hsx dengan bodi depan tidak terpasang sama sekali. Sebenarnya pengen komplain ke beres, tapi sayang ketahuannya sudah lebih dari sebulan setelah servis.. terpaksa besok beli baut…. :(
Mungkin banyak juga yang mengalami kejadian seperti saya :mrgreen: c

Bandungan, tempat apa itu?

Assalamualaykum wr. wb.

Pada tanggal 3-4 Juni 2013, UPT PPD Kecamatan Kretek mengadakan kegiatan Outbond di Bandungan, Ambarawa, Jawa Tengah. Outbond dilakukan dalam rangka refreshing setelah ujian nasional SD tanggal 6-8 Mei kemarin. Kegiatan ini diikuti sebanyak 138 orang, mulai dari guru, ks, karyawan, pengawas, kepala upt, dll. (Eh ternyata hasil UN menunjukkan Kecamatan Kretek menempati peringkat 1 dari 17 kabupaten di Bantul dengan nilai rata-rata 25 koma lupa  :D. Alhamdulillah)

Janjian kumpul, jam 13.00 di depan kecamatan, akhirnya berangkatnya molor juga hingga jam 14.00. Perjalanan dilakukan menggunakan 3 bus selama 4 jam melewati rute jln Paris, ringroad, jalan Magelang dan belok kiri ke bandungan. Mampir shalat Ashar sebentar di jalan Magelang. Sesampai di sana, kami langsung mendapatkan kamar masing-masing di hotel citr* dew*. Lanjut sholat maghrib, dan makan. Setelah isya, kegiatan dilanjutkan acara semi resmi membangun komitmen bersama di aula hotel. Kegiatan diisi dengan diskusi ringan dan nyanyi bareng. Karena beda generasi, lagunya kenangan semua, jadi kurang nyambung buat saya :D Acara selesai pukul 22.00 dan dilanjutkan acara bebas. Karaoke juga boleh :mrgreen:

Yang sempat saya kaget sejak datang di Bandungan, ternyata di sini komplek karaoke massal, sepanjang jalan kita temui tempat karaoke dari kelas melati sampai kelas mawar :mrgreen: Bahkan lebih berani dibandingkan di daerah saya :D Banyak wanita-wanita bertebaran di etalase, jadi pajangan kali yaaa :mrgreen: dan ….ah tidak usah diteruskan

Pagi harinya, saya bangun pukul 05.15… dan saya masih tidak percaya…ternyata masih banyak terdengar dentuman musik karaoke dengan iringan suara yang pas2an…  Lanjut mandi, sarapan dan kegiatan outbond dimulai. Namun sayang, ternyata kegiatan outbond hanya dilaksanakan di halaman hotel, padahal, saya kira di alam terbuka. :capedes:

Tim outbound dari Sappitu management, memfokuskan kegiatan pada aspek kerjasama dan kekompakan. Beberapa permainannya antara lain: permainan one keplok loncat, hujan gerimis, deras, badai, lakukan apa yang saya katakan/lakukan, bola pingpong, menara balon, salah benar salah, dan permainan air.

Selesai kegiatan, kami makan siang dan pulang. Tak lupa membeli oleh-oleh khas bandungan, diantaranya tempe dan tahu khas bandungan, carica, buah-buahan, dll. Jalanan yang sempit di sekitar lokasi ternyata tidak menyurutkan para wisatawan utnuk berbelanja di pasar Bandungan. Alhamdulillah, akhirnya kami pulang dengan selamat dan tiba kembali sampai rumah pukul 18.00.

Salam

Riding to Pekalongan (Part 1)

Assalamualaykum wr. wb..,
Dalam rangka memperingati Harpitnas, hari Senin 11 Maret 2013, saya memutuskan untuk ijin :malus:. Lumayan ada kesempatan untuk bertemu dengan istri lebih lama. :mrgreen:
Hari Sabtu, 9 Maret 2013, setelah ijin keluarga saya langsung berangkat dengan menggunakan si black duck…hsx 125. Saya memang sengaja berangkat dengan motor, maklum selain ingin menjajal rute yang belum pernah saya coba, juga sepertinya lebih hemat biaya :D (ini alasan nomor 1000). Banyak sekali (tetangga dan teman) yang sering pulang-pergi melewati jalan ini (Bantul-Magelang-Temanggung-Weleri-Batang-Pekalongan). Makin mantap dah, untuk mencobanya sendiri. Sebelum berangkat, catat dulu odometer si hsx. KM menunjukkan 32433,9, penasaran nanti berapa jauh perjalanan yang akan ditempuh. Berangkat pukul 14.00 (kesiangan/kurang pagi), dari Bantul via Jalan Samas langsung menuju Magelang. Jujur, pertigaan Secang Magelang saja saya tidak tahu, apalagi daerah lain yang nanti akan dilewati.
Di traffic light Mertoyudan Magelang, saya bertanya kepada seorang pengendara bebek DOHC Suzuki tentang pertigaan Secang. Alhamdulillah, setelah ngobrol sebentar (maklum di traffic light), ternyata arah tujuan kita sejalur. Si penyemplak Satria ternyata menuju Pemalang, sehingga melewati Pekalongan. Alhamdulillah, dalam hati saya. Akhirnya kita riding bareng menuju jalan alternatif Secang, dan Temanggung. Di Temanggung sempat berhenti sebentar untuk memakai mantol. Kenalan sebentar, ternyata mas nya bernama Mas Guntur. Asli Pemalang, namun sudah lama pindah ke Jogja. Di Pemalang, dia ingin mengunjungi kakak yang masih tinggal di sana. Hujan deras menemani perjalanan dari Temanggung-Weleri, yah sekitar 2 jam perjalanan selalu diguyur hujan. Sekitar Maghrib, kami sampai di alun-alun Weleri. Lepas mantol dulu, karena cuaca sudah tidak hujan. Isi perut, makan bakso biar anget :mrgreen: sambil tukar nomor HP, lalu lanjut perjalanan.. Riding di malam hari lewat Weleri ternyata sangat berbahaya. Jalan penuh tikungan, banyak lubang menganga (yang bisa membahayakan, terutama pengendara motor), kondisi jalan licin karena hujan, penerangan yang snagat minim mengharuskan kita untuk selalu waspada. Panteng speedometer hsx, kira-kira kami jalan dgn kecepatan 40 km/jam saja. Apalagi jalan/rute yang yang kami lewati, sangat belum saya kenal. Banyaknya lubang di jalan alternatif ini, ternyata berakibat sepatu yang digantugkan mas Guntur di stang bebek DOHC-nya jatuh. Entah jatuh dimana saya juga tidak tahu, walaupun saya riding di belakangnya. Di seputar SLTP di daerah Weleri, kecelakaan kecil sempat saya alami. Saya kehilangan keseimbangan dan tergelincir saat melewati sebuah lubang. Alhasil, saya jatuh, beruntung hanya protector bahu dari jaket Koboys yang sobek, lutut dan tangan cidera (sangat) ringan. Alhamdulillah. Maklum tidak memakai knee protector maupun sarung tangan. [tidak punya] :mrgreen: Motor mati sendiri di tengah jalan. Alhamdulillah jalanan sedang sepi. Suara crash motor saya ternyata didengan oleh mas Guntur sehingga ia balik arah dan datang menolong. Setelah cek badan dan motor, alhamdulillah tidak apa2. Kami bisa melanjutkan perjalanan. Jalan sekitar 40km/jam, akhirnya kami bisa mencapai Pantura.
Di jalanan Pantura, jalanan cukup mulus namun bergelombang. Mas Guntur memacu kecepatan di jalanan ini, aku pasrah, :mrgreen: mesti sudah gaspol, si hsx ‘cuma’ mencapai topspeed 100km/jam di jalanan ini, jadi tertinggal cukup jauh. Ngeri juga sebenarnya memacu kecepatan sampai gas habis di Pantura. Cukup gelap dan berbahaya. Alhamdulillah, ternyata saya tetap ditunggu oleh mas Guntur. Melaju Batang-Pekalongan bersama, hingga kami berpisah di Pekalongan Kota. Saya meminta dia untuk mampir, tapi tidak bersedia karena perjalanan sudah dekat. Di Pekalongan kota, saya diantar seorang Bapak-bapak yang baik hati, hingga di Kampung Pesindon. [maklum masih bingung]. Akhirnya tiba di kost istri dengan selamat sekitar pukul 20.00 WIB……Alhamdulillah.. Jepret odometer, menunjukkan angka 32641, 9. Jadi perjalanan yang saya tempuh 208 km (32641, 9-32433,9) selama 6 jam (istirahat ½ jam). Kami melaju dengan kecepatan rata-rata 37,81818 km/jam. Pelan juga yakkks :mrgreen: (208/5,5).
Artikel selanjutnya dan gambar semoga segera menyusul..
Wassalamu’alaykum wr. wb…